Minggu, 15 Mei 2016

Berbisnis bagi seorang ibu agar tidak meninggalkan anak



 
Seorang ibu tidak semua nya harus melakukan kegiatan di rumah kan, tapi seorang ibu juga tidak seharusnya bekerja terus diluar dan meninggalkan rumah. Sebaiknya anda memulai bisnis atau membuka usaha di rumah, daripada hanya mengurus anak dan rumah tanpa menghasilkan sesuatu. 

Pilihan ini juga berlaku bagi para ibu bekerja yang sebelumnya bekerja di kantor, namun juga ingin melihat perkembangan anak di rumah, beralih melakukan usaha di rumah.  Usaha di rumah bisa bermacam macam , misalnya saja jika anda memiliki keahilan dalam menjahit bisa membuka jasa pembuatan kaos untuk anak dan dewasa.

Tapi, sebelum memulai ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan. Apakah itu?

1.      Kenyamanan Ruang Kerja. Setiap orang butuh ruang bekerja, meski hanya digunakan untuk melihat bon tagihan dan pembelian, serta menuliskannya di buku anggaran rumah tangga. Anda dapat menciptakan ruang kerja di kamar tidur, di sudut ruang keluarga, atau di kamar tersendiri. Dengan memiliki ruang bekerja, segala perlengkapan seperti alat tulis, buku, alat penghitung, ada di satu tempat, sehingga tidak repot jika Anda membutuhkannya suatu saat. Lengkapi juga ruangan kerja dengan lampu meja, pesawat telepon, agar semua pekerjaan dapat berjalan dengan mudah.


2.      Manajemen Waktu Kerja. Mengatur waktu yang efisien setiap hari adalah kunci utama bekerja di rumah. Anda harus pintar membagi waktu antara mengurus pekerjaan dan mengurus anak-anak. Selain mengatur waktu, bekerja secara seefisien juga mutlak. Jika anak-anak butuh perhatian, tunda dulu pekerjaan. Ketika mereka sudah tenang dan dapat bermain, lanjutkan dan selesaikan pekerjaan. Tidak ada waktu yang tepat untuk menentukan berapa lama menyelesaikan pekerjaan di rumah, namun bekerja di sisi anak setiap hari bisa jadi akan sangat menyenangkan, bukan?


3.      Perencanaan Sebagai Awal. Perencanaan begitu penting untuk menjalankan bisnis di rumah. Mulailah dengan langkah awal, yaitu menentukan nama usaha, alamat, nomor telepon, alamat e-mail. Akan lebih baik jika anda melengkapinya dengan website, agar profil usaha anda dapat dipromosikan ke khalayak lebih luas. Selanjutnya, mulailah dengan mendeskripsikan jenis usaha anda. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang cara menjalankan pekerjaan di rumah, meliputi cara pemasaran, promosi, serta pengelolaan. Kemudian tentukan tujuan usaha, khususnya tujuan jangka panjang, apakah akan terus dipasarkan lebih luas atau sekadar mengisi waktu luang saja. Jika dalam perkembangannya usaha ini menghasilkan keuntungan, mulailah berpikir memperluas usaha, diawali dengan merekrut beberapa karyawan untuk membantu pekerjaan Anda. Siapa tahu bisnis ini akan terus dikenal, dan lama-kelamaan dapat dipasarkan lebih luas lagi.


4.      Menjadi Ibu Rumah Tangga Produktif Bekerja di rumah memang penuh tantangan, sekaligus memberikan banyak waktu bertemu dengan keluarga, khususnya anak-anak. Namun, semua harus diatur dengan baik. Jangan sampai pekerjaan terganggu akibat teriakan-teriakan anak, atau ketika anda ingin mencari informasi di internet, anda harus tenganggu ulah si kecil yang asyik main game di komputer. Memang, kondisi ini menjadi dilema, namun jalan keluar selalu ada.


Simak Tips-tips Memulai Bisnis Di Rumah Bagi Wanita berikut:

- Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk bekerja di waktu tidur siang anak-anak.

- Jika harus memangku anak saat anda bekerja di depan komputer, berilah anak mainan atau botol susu sehingga ia sibuk dengan aktivitasnya sendiri.

- Sediakan mainan dan buku-buku anak, baik buku cerita maupun buku mewarnai di ruang kerja anda, sehingga anak akan teralihkan perhatiannya ke barang-barang tersebut dan pekerjaan anda tidak terganggu.

- Sediakan sedikit ruang untuk anak sebagai tempatnya bermain atau mewarnai buku, sehingga ia bisa sibuk dengan aktivitasnya, andapun tidak terganggu sekaligus bisa mengawasi anak.

- Sediakan makanan dan minuman ringan kesukaan anak-anak di tempat yang terjangkau, sehingga mereka dapat mengambil sendiri makanan atau minuman yang mereka inginkan tanpa harus mengganggu anda.

- Akan lebih baik jika anda meletakkan meja kerja di dekat jendela, sehingga tetap dapat mengawasi anak-anak anda ketika mereka sedang bermain di halaman.

- Jika punya waktu luang, lakukan aktivitas bersama anak-anak sehingga mereka tidak bosan di rumah terus, misalnya jalan-jalan, bersepeda, dan kegiatan lain.

Jumat, 13 Mei 2016

Cara Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Islam



Setiap yang sudah maupun yang akan berumah tangga, baik orang biasa ataupun orang terkenal, maupun ustadz atau bukan ,pasti menginginkan bahwa nanti hubungan rumah tangganya berjalan dengan harmonis. 

Yaa, semua orang menginginkan itu termasuk orang orang terkenal seperti ustadz solmed , dan ustadz lain. Tidak hanya untuk 5 atau 10 tahun, tapi selamanya, seumur hidup. Tak jarang, ada halang rintangan yang turut mempegaruhi dalam hubungan rumah tangga. Oleh sebab berumah tangga artinya terdapat dua kepala (suami dan istri), maka kedua-duanyalah yang harus bisa menjaga keharmonisan keluarga tersebut. Karena tujuan pernikahan dalam islam untuk mencapai ridho ilahi agar selalu berada di jalan yang lurus menuju surgaNya.

Lantas, bagaimana dalam Islam untuk menjaga agar keharmonisan rumah tangga? Berikut adalah beberapa cara menjaga keharmonisan rumah tangga menurut agama Islam:

Perlakuan Baik dan Ketaatan
Suami wajib memerlakukan istri dengan baik, bersikap lapang dada, serta sabar  menghadapi istri sesuai dengan yang dianjurkan dalam syariat. Sementara kewajiban istri adalah mentaati perintah suami (selama perintah itu dalam hal kebaikan).


Saling Memahami
Latar belakang maupun lingkungan tempat pasangan tumbuh mungkin berbeda dengan diri sendiri. Sebagai istri/suami yang baik hendaknya dapat mengerti bahwa hal tersebut tidaklah seharusnya memengaruhi dalam berperilaku atau interaksi dalam rumah tangga, apalagi sampai memengaruhi dalam pengambilan keputusan untuk suatu tindakan. Kewajiban bagi suami/istri untuk memahami keadaan yang demikian demi mencapai keselarasan dalam berumah tangga.


Jujur Satu Sama Lain
Dalam kehidupan berumah tangga tidaklah luput dari yang namanya perbedaan pendapat dan ketidaksinambungan dalam berbagai hal. Untuk mengatasinya, satu sama lain harus bisa bersikap terbuka dan jujur akan apa yang dipikirkan dan hendak dilakukan. Kejujuran merupakan pondasi penting dalam membangun rasa kepercayaan satu sama lain.
Sulit untuk memahami pasangan jika tidak ada rasa kepercayaan di antara keduanya. Jika suami atau istri ada melakukan kesalahan, janganlah sungkan untuk terlebih dahulu meminta maaf. Keberanian dalam mengakui kesalahan tentu akan meningkatkan rasa percaya oleh pasangan.


Saling Menghormati
Tiap individu merasa perlu untuk dihormati dan dihargai, termasuk bagi pasangan suami istri. Istri diwajibkan untuk taat dan mematuhi suami, dengan kata lain ia juga harus menghormati suami selaku kepala keluarga. Begitu pula dengan suami harus menghormati istri. Sehingga tercipta rasa saling menghargai satu sama lain.


Berusaha Menyenangkan Pasangan
Menyenangkan pasangan ada berbagai cara, termasuk saat istri berdandan cantik (yang memang seharusnya dilakukan hanya untuk suami) dan memasakkan makanan kesukaan suami, atau suami yang memuji masakan istri karena pada dasarnya manusia memang senang ketika mendapat pujian.
Maka, saling memujilah satu sama lain namun agar bisa saling saling menyenangkan. Terutama apabila memuji dilakukan dihadapan orang lain misalnya keluarga atau teman dengan menyebut kebaikan suami/istri. Memprioritaskan satu sama lain guna menumbuhkan rasa sayang di antara pasangan.


Mencari Solusi Bersama
Menikah berarti membangun hidup bersama, saling berbagi satu sama lain, begitu juga ketika ada masalah yang melanda harusnya dibicarakan berdua agar menemukan solusi bersama. Suami atau istri adalah partner dalam berbagai hal. Bahkan jika hanya masalah kecil saja, tidak ada salahnya untuk meminta pendapat pada pasangan untuk menemukan penyelesaian. Dengan begitu, hubungan antar suami istri akan semakin erat.


Memanggil dengan Panggilan Sayang
Berpedoman pada Rasulullah SAW ketika beliau memanggil Aisyah RA dengan sebutan Humaira, yang artinya Merah Delima. Tiada salahnya jika suami juga memberikan panggilang kesayangan pada istri seperti halnya yang dilakukan oleh Rasulullah SAW tersebut. Istri pun juga bisa melakukan hal yang sama terhadap suami. Karenanya, pilihlah panggilan yang memang benar-benar baik dan pasangan juga menyukainya.


Toleransi, Solidaritas dan Kepedulian
Tidak benar untuk menuntut kesempurnaan dari suami maupun istri karena pada dasarnya manusia tidaklah ada yang sempurna (kesempurnaan hanya milik Allah SWT). Baik suami maupun istri pasti tidak luput dari yang namanya berbuat kesalahan. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki rasa toleransi demi menghindari kekeliuran apalagi kekerasan.


Bila masing-masing tidak ada yang mau mengalah, maka yang terjadi hanyalah rasa dendam dan rumah tangga pun jadi berantakan. Saling menguatkan satu sama lain merupakan bentuk nyata dari rasa peduli. Berusaha untuk selalu bisa berdiri disamping pasangan ketika ada permasalahan yang menimpa akan menumbuhkan rasa kepercayaan yang lebih dalam terhadap pasangan.

Rabu, 11 Mei 2016

Ide Bisnis yang Menjanjikan dan Cara Memulainya



Seiring dengan himbauan pemerintah untuk makin meningkatkan usaha produktif, sebagai generasi muda kita harus bisa menjawab tantangan tersebut. 

Berwiraswasta memang tak semudah menjadi pegawai kantoran yang dapat gaji rutin bulanan. Apalagi jika gajinya sudah terlanjur lumayan besar. Namun demikian, bagi yang suka tantangan, menjadi pengusaha layaknya sebuah perjuangan yang menyenangkan. Sebagian pengusaha pemula banyak yang berfikir usaha walaupun kecil butuh biaya.

Ada benarnya namun hal itu tak mutlak. Jika  Anda jeli membaca informasi sebenarnya modal usaha itu bukanlah uang semata, namun kreatifitas dan waktu.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana waktu dan kreatifitas serta modal yang Anda miliki tersebut bisa membawa Anda menjadi pengusaha sukses. Bagi Anda yang masih bingung ide bisnis apa yang cocok bagi Anda dan bagaimana cara memulainya. Berikut ide bisnis yang menjanjikan dan cara memulainya:

1. Peluang Bisnis Pulsa Elektrik
Bisnis ini hanya butuh deposit awal paling sekitar Rp100.000 saja. Dengan modal segitu, Anda sudah bisa jualan pulsa. Tidak perlu ke mana-mana, lapak pulsa Anda bisa Anda bawa kemanapun Anda pergi. Tinggal kreatifitas Anda yang harus dipacu supaya lapak pulsa Anda dikenal dan bisa mendapatkan pelanggan tetap. Kunci sukses bisnis ini adalah layanan cepat, transaksi mudah, dan lancar. Biasanya kemudahan transaksi identik dengan bayar belakangan. Hal ini yang akhir-akhir ini banyak menimbulkan fenomena usaha pulsa jadi bangkrut. Tinggal bagaimana Anda memulai bisnis rumahan ini supaya bisa besar.

2. Menjadi Seorang Dropshipper
Dropshipping adalah bisnis menjual produk orang lain tanpa perlu membelinya. Fungsi Anda hanya sebatas sebagai perantara saja. Usaha ini tentu saja tanpa modal. Karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memulainya. Sebagai seorang dropshipper, tugas Anda adalah mencari pembeli dari pemilik barang. Anda dapat untung dari selisih harga jual yang Anda tentukan sendiri. Dropshipping merupakan sebuah usaha kecil yang menjanjikan dan dapat dilakukan hanya dari rumah atau dari mana saja menggunakan smartphone atau tablet  Anda.
Beberapa fasilitas pendukung usaha dropshipping Anda adalah grups BBM, WA, Instagram, Grup facebook, Twitter, atau dengan membuat toko online sendiri. Kunci sukses Anda adalah meyakinkan pembeli bahwa usaha Anda bukanlah penipuan, oleh karena itu tampilan dan produk harus meyakinkan. Pastikan smartphone Anda punya cukup memori dan processor sehingga bisa upload dan download gambar untuk memberikan layanan cepat dan mudah bagi pembeli Anda.

3. Menjual Ebook Melalui Internet
Menjual buku melalui penerbit jika Anda adalah pebisnis pemula yang belum dikenal, sudah pasti akan ditolak. Penerbit juga tidak ingin rugi mencetak buku dari penulis yang belum punya reputasi. Anda tidak perlu putus asa. Ada solusi kreatif dengan menjual buka Anda dalam bentuk Ebook. Ebook atau electronic book yaitu buku dengan format elektronik, yang umumnya berupa pdf fle, MS Word, PowerPoint dan lainnya. Apabila Anda memiliki banyak ide yang ingin dijual kepada pihak lain, Anda dapat membuatnya dalam bentuk ebook. Biasanya ebook yang laris berisi panduan, tips, dan trik untuk menghasilkan uang atau dalam bentuk informasi yang banyak dibutuhkan oleh pembaca. Tidak ada modal uang yang dibutuhkan untuk memulai bisnis online ini selain waktu, tenaga dan pikiran Anda saja. Ini benar-benar contoh usaha tanpa modal yang hanya meng Andalkan tenaga, dengkul, fisik dan otak Anda.

4. Ikut Program Affiliasi
Program Afiliasi, memungkinkan Anda mendapatkan komisi dari produk yang terjual melalui jasa promosi Anda. Jasa promosi bisa dalam bentuk iklan di blog atau website Anda. Kuncinya blog yang Anda miliki harus mempunyai jumlah pengunjung harian yang banyak. Bisnis ini sebenarnya tidak beda jauh dengan dropshipper dan reseller, di mana Anda sebagai penghubung antara pemilik barang dan penjual. Namun afiliasi umumnya melakukan usahanya secara online di internet. Di mana para affiliate ini memiliki situs, blog dan akun-akun media sosial untuk mempromosikan dagangan mereka.

Agar modal yang diinvestasikan pada bisnis ini tetap kecil, Anda dapat menggunakan fasilitas gratis yang banyak di internet untuk promo usaha Anda. Banyak sekali bisnis modal kecil untuk mahasiswa seperti ini yang diikuti banyak pelaku usaha muda.

5. Usaha berbasis Kerajinan Tangan
Bisnis bisa berawal dari hobi. Hobi membuat kerajinan tangan ternyata juga cukup menjanjikan. Beberapa ide bisnis yang bisa Anda geluti dari hobi ini adalah membuat kerajinan gerabah, kerajinan daur ulang sampah plastik, daur ulang limbah kaca, kerajinan rajut, kreasi kerajinan kain perca, kerajinan logam, lampion benang, kerajinan dari limbah kaleng, dan lain-lain.

Selain itu membuat kap lampu dari pasir, mika, eceng gondok, pelepah pisang, kayu, perkakas rumah tangga dari kertas bekas juga bisa dilakukan dari rumah. Bagi Anda yang kreatif membuat mainan dari kayu, misalnya puzzle, membuat souvenir berbahan baku resin, souvenir dari daun kering, souvenir dari serangga, limbah kepompong ulat sutera bisa menjadi alternatif lainnya. Kuncinya adalah menyediakan banyak waktu dan kreatifitas.

Kerajinan tangan tidak harus dengan barang” seperti itu, bila kamu bisa menjahit kenapa tidak beli bahan kain dan menjahitnya menjadi kemeja , orang yang tertarik akan membelinya. Bahkan kamu bisa membuka pelayanan jasa pembuatan kemeja jika banyak yang berminat.


Kunci Sukses dan Tahapan Memulai Usaha Kecil
Usaha Kecil apalagi yang nyaris tanpa modal butuh ketekunan, usaha keras yang luar biasa. Jauh di atas rata-rata usaha yang punya modal besar. Namun demikian usaha keras tersebut tidak akan ada artinya manakala Anda salah mentor sehingga terjerumus ke mana-mana untuk mencoba tanpa ada yang mengarahkan, tidak bisa menghasilkan uang dan berujung pada putus asa.


a. Amati, Tiru dan Modifikasi
Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari, amati, tiru dan modifikasi. Perlu diingat, semua bisnis pasti ada model yang sudah pernah ada, bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

b. Cari Partner untuk sharing resiko
Kalaupun butuh modal, usahakan untuk tidak menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, apalagi Anda belum paham betul dengan risiko yang nanti akan terjadi, maka carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

c. Harga Waktu, Konversikan ke Uang
Konversikan waktu yang Anda keluarkan untuk berbisnis dengan uang. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu per jam. Tujuannya adalah membantu saat Anda harus mengambil keputusan: misalnya saja sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini prinsip dasar dari menghargai waktu.

d. Lakukan Secara Maksimal
Tahap awal memulai usaha, Anda harus bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan. Sebagai pengusaha pemula, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri. The company is me!

e. Rekrut Karyawan
Jika usaha Anda sudah mulai berjalan, jangan show of force sendirian. Mulailah untuk rekrut karyawan dengan baik. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa. Cari yang punya passion di bidang tersebut. Karyawan adalah kunci masa depan usaha Anda. Di tangan mereka visi misi Anda akan diwujudkan.

f. Manfaatkan Teknologi Terbaru
Karena usaha Anda berbasis online, maka gunakan teknologi terbaru. Teknologi baru seperti aplikasi dan penyimpanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Alokasikan waktu Anda untuk mempelajari beberapa perkembangan teknologi terbaru sehingga Anda bisa memanfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran untuk menunjang usaha Anda

g. Jangan Takut Mencoba
Memulai suatu bisnis memang bukanlah hal yang mudah, banyak tantang dan kendala yang nantinya harus Anda hadapi. Kuncinya adalah jangan pernah menyerah, karena disetiap tantangan yang Anda hadapi akan selalu ada pelajaran yang dapat Anda ambil. Tidak hanya itu, setiap kesulitan pada setiap tantangan akan membuat Anda lebih ulet dan gigih. Jadi, jangan takut mencoba!

Rabu, 04 Mei 2016

Lomba lomba 17 agustus.


 
kesulitan saat mencari ide untuk memeriahkan acara Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, dan tanggal berlangsungnya bertepatan pada tanggal 17 Agustus, dimana seminggu sebelum tanggal berlangsung, anda masih kesulitan mendapat ide-ide untuk melangsungkan acara Lomba 17 Agustusan, mengenai usulan Macam-Macam Lomba 17 Agustus dari kawan-kawan atau remaja muda karang taruna kurang berkenan dan terlihat monoton.

Memang untuk berpartisipasi dalam kemeriahan HUT RI sangatlah diharapkan oleh semua remaja muda terutama dalam mencari ide-ide mengenai Kumpulan Lomba 17 Agustus yang disusun oleh remaja karang taruna, disini saya akan merangkum hasil dari searching di google mengenai jenis-jenis lomba yang biasa diadakan saat berlangsungnya memeriahkan  HUT RI.
ada banyak sekali acara yang terkait dengan 17an mulai dari syukuran (selamatan), peringatan detik-detik proklamasi dan upacara bendera, serta aneka perlombaan yang diselenggarakan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia. Para panitia harus segera merencanakannya agar rencana berjalan lancar dengan persiapan matang. Panitia harus segera mencari informasi dimana menjual barang ini barang itu. Seperti baraang yang sulit dicari sekarang adalah botol kaca , karung, minyak tanah. Panitia harus pintar mencari dimana letak distributor karung goni , dimana ada jual kerupuk , oli dan lain lain.


Lomba Kategori Remaja dan Dewasa :


Lomba Panjat Pinang
Lomba Mengambil Uang di Pepaya
Lomba Tangkap Belut
Lomba Gebuk Bantal
Lomba Makan Kerupuk
Lomba Balap Karung
Lomba Tarik Tambang
Lomba Sepeda Lambat
Lomba Lari Kelereng Dalam sendok
Lomba Ambil Koin Dalam Terigu
Lomba Balap Bakiak
Lomba Sepak Bola Dengan Memakai Daster
Lomba Sepak Bola Sengan Memakai Sarung
Lomba Gulung Setagen
Lomba Sunggi Tampah
Lomba Beradu Pandangan Mata
Lomba Memasukkan Paku Dalam Botol
Lomba Memasukkan Pensil Dalam Botol
Lomba Merias Wajah Dengan Mata Tertutup
Lomba Estafet Karet Gelang
Lomba Pecahkan Air Dalam Plastik
Lomba Balap Tamiya
Lomba keseimbangan dengan sepeda mini diatas papan dan dibawahnya kolam air


Lomba Kategori Ibu-Ibu :


Lomba Joget Berpasangan Dengan Bola
Lomba Memasak Dan Merias Nasi Goreng
Lomba Volly Dengan Balon Angin
Lomba Jalan Cepat
Lomba Karaoke
Lomba Giring Bola Dengan Terong
Lomba Memindahkan Biji Kacang Dengan Sumpit
Lomba Memasukkan Benang Dalam Lubang Jarum
Lomba Memakai Konde
Lomba Memakai Kain Kebaya
Lomba Menangkap Ayam
Lomba Gigit Koin Dalam Semangka
Lomba Giring Balon Dengan Kipas
Lomba Jalan Sehat
Lomba Baris Berbaris


Lomba Kategori Bapak-Bapak :


Lomba Catur
Lomba Pukul Kentongan
Lomba Ceplok Telor
Lomba Bulu Tangkis
Lomba Bola Volly
Lomba Tenis Meja
Lomba Pecah Balon Angin Dengan Paha
Lomba Kategori Anak-Anak :
Lomba Mewarnai Gambar
Lomba Memasukkan Bola Dalam Keranjang
Lomba Pecah Balon Dengan Jarum Yang Di Pasang Ditopi
Lomba Menggantungkan Caping
Lomba Sepak Bola Dengan Corong ( muka anak ditutup dengan topeng yang berbentuk corong )
Lomba Makan Kerupuk
Lomba  Menghias Sepeda
Lomba Memindahkan Bendera Dalam Botol


Lomba Kategori Balita :


Lomba Makan Bubur Sehat
Lomba Balap Merangkak
Lomba Menempel Bendera
Lomba Merias Wajah Anak
Lomba Giring Bola Dengan Terong


Memang perlombaan untuk kategori balita sangat sulit macamnya mengingat kondisi dari anak masih sangat terbatas dan ditakutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, untuk Lomba Kategori Balita ini cobalah mencari perlombaan yang meminimalkan resiko cedera serta semudah mungkin agar si balita tidak merasa tertekan atau takut karena aktifitas bayaknya orang yang berteriak-teriak memberi semangat, semoga dengan Daftar Lomba 17 Agustus diatas bisa sedikit memberi ide-ide yang anda cari untuk memeriahkan Acara Peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ....
salam MERDEKA!!!

Senin, 02 Mei 2016

Karakteristik Ayah Idaman



Seorang Muslim sudah semestinya memikirkan masa depan dengan melakukan invesment -bukan dengan stock portofolio, 401K, rumah ataupun saving account, tetapi dengan shodaqoh jariyah, menyebarkan ilmu yang bermanfaat, dan membina anak yang shaleh.
Ketiga aktivitas ini ternyata tercakup dalam proses pendidikan anak dan apalagi Alhamdulillah banyak diantara kita yang telah dikaruniai anak, sehingga saya tergerak untuk merangkum karakteristik kepribadian seorang ayah idaman.
Saya bukan lah ustadz solmed , atau ustadzah mama dedeh, tapi saya  membagikan sedikit mengenai ayah dalam islam ini.

1. Keteladanan
Suatu pagi, saya terperanjat ketika melihat cara putriku memakai
sepatunya. Ia langsung memasukkan kakinya ke dalam sepatu tanpa melepas talinya. Rupanya selama ini ia memperhatikan bagaimana cara saya memakai sepatu. Karena malas membuka simpul tali sepatu, sering kali saya langsung memakainya tanpa membuka dan mengikat simpul tali sepatu. Saya berusaha melarangnya dengan memberikan penjelasan bhw cara memakai sepatu seperti itu bisa mengakibatkan sepatu cepat rusak. Namun hasilnya nihil.

Ini merupakan satu contoh nyata bahwa anak, terutama pada usia dini, mudah sekali mencontoh orangtuanya. Tidak perduli apakah itu benar atau salah. Nasehat kita tidak ada manfaatnya, jika kita tetap melakukan apa yang kita larang.

Apakah kita sudah memberikan teladan yang terbaik kepada anak-anak kita? Apakah kita lebih sering nonton TV dibandingkan membaca Al-Quran atau buku lain yang bermanfaat? Apakah kita lebih sering makan sambil jalan dan berdiri dibandingkan sambil duduk dengan membaca Basmallah? Apakah kita sholat terlambat dengan tergesa-gesa dibandingkan sholat tepat waktu? Apakah bacaan surat kita itu-itu saja?

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. “ (Ash-shaff [61]: 2-3)
Allah SWT juga mengingatkan untuk tidak bertingkah laku seperti Bani Israil dalam firmanNya, “Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?” (Al-Baqaroh [2]: 44)


2. Kasih Sayang dan Cinta

Kehangatan, kelembutan, dan kasih sayang yang tulus merupakan dasar
penting bagi pendidikan anak. Anak-anak usia dini tidak tahu apa namanya, tapi dengan fitrahnya mereka bisa merasakannya. Lihatnya bagaimana riangnya sorot mata dan gerakan tangan serta kaki seorang bayi ketika ibunya akan mendekap dan menyusuinya dengan penuh kasih sayang. Bayi kecilpun sudah mampu menangkap raut wajah yang selalu memberikan kehangatan, kelembutan, dan kasih sayang dengan tulus, apalagi mereka yang sudah lebih besar.

Rasulullah SAW pada banyak hadith digambarkan sebagai sosok ayah, paman, atau kakek yang menyayangi dan mengungkapkan kasih sayangnya yang tulus ikhlas kepada anak-anak. Sebuah kisah yang menarik yang diceritakan oleh al-Haitsami dalam Majma’uz Zawa’id dari Abu Laila.
Dia berkata: “Aku sedang berada di dekat Rasulullah SAW. Pada saat itu aku melihat al-Hasan dan al-Husein sedang digendong beliau. Salah seorang diantara keduanya kencing di dada dan perut beliau. Air kencingnya mengucur, lalu aku mendekati beliau. Rasulullah SAW bersabda, ‘Biarkan kedua anakku, jangan kau ganggu mereka sampai ia selesai melepaskan hajatnya.’ Kemudian Rasulullah SAW membawakan air.” Dalam riwayat lain dikatakan, ‘Jangan membuatnya tergesa-gesa melepaskan hajatnya.'” Bagaimana dengan kita? Sudahkan kita ungkapkan kecintaan kita yang tulus kepada anak-anak kita hari ini?

3. Adil

Siapa yang belum pernah dengar kata sibling rivalry dan favoritism? Jika belum dengar, maka ketahuilah! Siapa tahu kita termasuk orang yang telah melakukannya. Seringkali kita terjebak oleh perasaan kita sehingga kita tidak berlaku adil, misalnya karena anak kita yang satu lebih penurut dibandingkan anak yang lain atau karena kita lebih suka anak perempuan daripada anak laki-laki dll. Rasulullah SAW bersabda, “Berlaku adillah kamu di antara anak-anakmu dalam pemberian.” (HR Bukhari)

Masalah keadilan ini dikedepankan untuk mencegah timbulnya kedengkian diantara saudara. Para ahli peneliti pendidikan anak berkesimpulan bahwa faktor paling dominan yang menimbulkan rasa hasad/ dengki dalam diri anak adalah adanya pengutamaan saudara yang satu di antara saudara yang lainnya.

Anak sangat peka terhadap perubahan perilaku terhadap dirinya. Jika kita lepas kontrol, sesegera mungkin untuk memperbaiki, karena anak yang diperlakukan tidak adil bisa menempuh jalan permusuhan dengan saudaranya atau mengasingkan diri (menutup diri dan rendah diri).

4. Pergaulan dan Komunikasi

Seringkali kita berada dalam satu ruangan dengan anak-anak, tapi kita tidak bergaul dan berkomunikasi dengan mereka. Kita asyiik membaca koran, mereka asyik main video game, atau nonton TV.

Banyak hadits yang menggambarkan bagaimana kedekatan pergaulan Rasulullah SAW dengan anak-anak dan remaja. Beliau bercanda dan bermain dengan mereka.
Bagaimana dengan kita yang sudah sibuk kuliah sambil bekerja. Mana ada waktu untuk bercengkrama dengan anak-anak? Sebenarnya ada waktu, jika kita mengetahui strateginya.

Misalnya, sewaktu menemani anak bermain CD pendidikan di komputer, kita bisa menjelaskan cara mengerjakan/bermainnya, lalu memberi contoh sebentar, lantas bisa kita tinggalkan. Begitu pula dengan buku bacaan dan permainan lainnya.

Repotnya ada sebagian ayah yang tidak mau berkumpul dengan anak-anak, terutama yang menjelang dewasa karena takut kehilangan wibawa atau kharismanya. Ini pandangan yang keliru. Yang lebih tepat adalah kita jaga keseimbangan, artinya kita tidak boleh terlalu kaku dalam memegang kekuasaan dan kharisma, tetapi juga tidak boleh terlalu longgar.

5. Bijaksana Dalam Membimbing

Rasulullah SAW bersabda: “… Binasalah orang-orang yang berlebihan …” (HR Muslim). Jadi metode yang paling bijaksana dalam mendidik dan mengarahkan anak adalah yang konsisten dan pertengahan – seimbang, yakni tidak membebaskan anak sebebas-bebasnya dan tidak mengekangnya; jangan terlalu sering menyanjung, namun juga jangan terlalu sering mencelanya.

Bila ayah memerintahkan sesuatu kepada anaknya, hendaknya ayah
melakukannya dengan hikmah, penuh kasih sayang, dan tidak lupa membumbuinya dengan canda seperlunya. Jelaskan hikmah dan manfaatnya, sehingga anak termotivasi untuk melakukannya. Jangan lupa juga untuk memperhatikan kondisi anak dalam melaksanakan perintah atau aturan tersebut.

Imam Ibnu al-Jauzi mengatakan bahwa melatih pribadi perlu kelembutan, tahapan dari kondisi yang satu ke kondisi yang lain, tidak menerapkan kekerasan, dan berpegang pada prinsip pencampuran antara rayuan dan ancaman.

6. Berdo’a

Para nabi selalu berdoa dan memohon pertolongan Allah untuk kebaikan keturunannya. “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (Ibrahim [14]: 35)
“Segala puji bagi Allah yang telah menganugrahkan kepadaku di hari
tua(ku)Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah do’aku.” (Ibrahim [14]: 39-40)